Jurnal khusus adalah jurnal yang dikelompokkan sesuai dengan jenis transaksinya. Setiap terjadi transaksi, petugas pembukuan mengidentifikasikan jenis transaksi yang terjadi, dan mencatatnya ke dalam jurnal khusus.
Jurnal khusus yang biasa digunakan dalam dalam membuat jurnal khusus akuntansi perusahaan dagang terdiri atas empat macam:
- Jurnal penerimaan kas, untuk mencatat transaksi penerimaan kas,
- Jurnal pengeluaran kas, untuk mencatat transaksi pengeluaran kas,
- Jurnal pembelian, untuk mencatat transaksi pembelian secara kredit,
- Jurnal penjualan, untuk mencatat transaksi penjualan barang dagangan secara kredit.
Di samping keempat jurnal khusus tersebut, perusahaan dagang harus tetap mempunyai jurnal umum untuk mencatat transaksi yang tidak dapat ditampung dalam jurnal khusus yang tersedia.
Kita akan membahas tentang contoh soal jurnal khusus pada perusahaan dagang. Contoh soal nya sebagai berikut:
Berikut ini contoh transaksi yang terdapat di UD Galunggung selama
bulan Januari 2008:
Kita akan membahas tentang contoh soal jurnal khusus pada perusahaan dagang. Contoh soal nya sebagai berikut:
Berikut ini contoh transaksi yang terdapat di UD Galunggung selama
bulan Januari 2008:
- 02/1 Dijual 200 barang dagang dengan harga Rp4.000/buah ke pelanggan UD Joyjoy secara kredit, 1/3,n/30, nomor faktur 101.
- 03/1 Dibeli barang dagang dari agen UD Rona Rp700.000 kredit, 2/10,n/30. Nomor faktur pembelian 1001.
- 05/1 Dijual 50 buku denganharga Rp4.000/buah ke UD. Sun secara kredit, 1/3,n/30, nomor faktur 102.
- 05/1 Dilunasi utang ke UD Rona untuk transaksi tanggal 03/1. Perusahaan memperoleh fasilitas potongan utang yang diberikan karena membayar utang sebelum 10 hari setelah transaksi.
- 07/1 Diterima pelunasan dari pelanggan UD Joyjoy.
- 07/1 Dibeli BD dari UD Surla Rp400.000 secara kredit, 3/10,n/45.
- 09/1 Dilunasi utang ke UD Surla untuk transaksi tanggal 07/1. Perusahaan memperoleh potongan utang 3% karena membayar kurang dari10 hari setelah tanggal transaksi.
- 11/1 Dijual kredit ke pelanggan UD Joyjoy Rp800.000, 1/3,n/30, nomor faktur 103
- 13/1 Dijual kredit ke pelanggan UD Lily Rp45.000, 1/3,n/30, nomor faktur 104
- 15/1 Dibayar biaya sewa untuk bulan Januari Rp500.000.
- 15/1 Dibeli kredit barang dagang dari agen UD Gardam Rp600.000, 2/10,n/30, nomor urut faktur pembelian 1003
- 15/1 Dijual kredit ke UD Deanita Rp82.000, 1/3,N/300, nomor urut faktur 105
- 18/1 Pembelian tunai barang dagang Rp250.000
- 20/1 Dibeli kredit dari UD Yon Rp300.000, 2/10,n/30
- 25/1 Diterima pelunasan dari UD Sun Rp200.000
- 27/1 Dibeli kredit BD dari pelanggan UD Dairi Rp900.000, 3/10,n/30, nomor faktur pembelian 1005
- 27/1 Dibayar pelunasan utang wesel Rp1.000.000
- 28/1 Dibeli secara kredit supplies senilai Rp1.000.000
- 31/1 Diterima pelunasan dari pelanggan UD Lily Rp45.000
- 31/1 Diterima tunai pendapatan lain-lain Rp50.000.
Berdasarkan informasi transaksi di atas, buatlah jurnal khusus nya!
Jawab:
Jurnal khusus penjualan
Jurnal khusus penjualan
Jurnal khusus penerimaan kas
Jurnal Khusus Pembelian

Jurnal Khusus Pengeluaran Kas
Jurnal Umum
Demikianlah uraian mengenai contoh soal jurnal khusus perusahaan dagang. Semoga contoh soal dan jawab di atas dapat menambah pemahaman anda tentang jurnal khusus pada perusahaan dagang. Semakin anda sering berlatih dengan contoh-contoh transaksi dan mengubah nya ke dalam jurnal khusus, maka semakin mudah anda memahami materi tentang jurnal khusus ini. Penulis mengucapkan terimakasih karena sudah membaca tulisan ini, baca tulisan yang lain juga untuk menambah pengetahuan anda tentang akuntansi. Semoga tulisan ini bermanfaat..
4 comments
nice
ReplyTanggal 1 nya manaaaa
ReplyBagaimana caranya membuat rekap pada jurnal khusus
ReplyBuat buku besar pembantu hutang donk kakak
ReplyPost a Comment